Reid50simon's website

Our website

27
Ap
Tutorial Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
27.04.2018 03:43


Ketika menyaksikan pertentangan sepakbola pada layar kaca kita acap disajikan kelakuan tebak skor yang dikerjakan para pakar. Walau memukau, saya bukan percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, tapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Berbeda dengan menebas siapa kru yang akan menang -- atau jika pertandingan bakal berakhir secara seri. Mereka seperti itu rutin saja dikerjakan, walau pada akhirnya sepak bola itu luncai sehingga pemimpin pun kadang kala kali melenceng diprediksi. Kenapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Judi Online Indonesia Melalui tulisan ini beta akan kirimkan beberapa trik membuat bayangan yang langsung. Bukan bermanfaat saya selamanya benar di dalam memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran dugaan yang sedang tinggi: sama 3 atas 4 dugaan saya setara kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, beta memprediksi dengan terjadi All German pucuk di Perhubungan Champions. Dalam final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang membanjiri sebuah kegiatan nonton menyerentakkan, saya meneka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemajuan. Sebelum ini saya juga meyakini kalau Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Ujung, saya mengempik Belanda dengan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan di sini adalah; perkiraan bisa sahih bisa salah, tapi yang penting 1 buah prediksi mutlak harus memiliki dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka tempat keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak siap diprediksi dengan 100%, makin prediksi menyerempet skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi menumpuk tajam.

Aku ajak Dikau untuk menelaah beberapa bayangan terakhir saya guna menguraikan beberapa prinsip penting yang saya serius akan produktif bagi Engkau saat menguji memprediksi sayembara.

Di antara bayangan yang aku sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Meski pun demikian siap logika pada belakang dugaan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh kian berkualitas. Media masa menyatakan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Atas media aneh saya menerima kabar kalau Ronaldo dan Mourinho pula tidak akur (berita mengenai hal ini baru tampak di Indonesia beberapa tenggat lalu). Sebagai pelatih hamba paham sahih arti kekompakan tim dalam dan di luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang sedang on fire, yang membuat saya deging memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, terutama saat satu buah turnamen berlangsung di mana pemain harus terus rapi tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat sayembara cup, kemonceran striker begitu menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas sela panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen tim lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menjadikan, walau kurnia keseluruhan menjulang juga harus dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Secara subjektif hamba membela Nusantara tentunya. Tapi, saat memakai kacamata bernama objektivitas, kita semua tentu setuju jika Belanda senggang di bagi Indonesia. Dulu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat berbeda dengan Indonesia hendak bermain maksimum gairah, maka itu akan siap mereduksi perlawanan kualitas. Oleh sebab itu, skor tipis atau buntal bisa saja diprediksi secara sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela 1 buah tim saat membuat prediksi. Kita boleh selalu berharap tim mahkota kita menang, tapi tatkala membuat dugaan tentu pikiran harus diutamakan di kepada fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat menafsirkan di 1 buah media masa tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir periode. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund menurut fakta-fakta tersebut. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan memang benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan fakta yang lain adalah salah satu contoh dari sekian banyak macam fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan pantas menjadi lingkungan membuat 1 buah prediksi pertentangan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan muncul bertahun-tahun ke belakang. Karena silsilah statistik Dortmund memang megah saat mengikuti Bayern, tidak sedikit yang lantas menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini menyesatkan. Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik awal musim pun tidak bisa dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips prediksi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan renggangan kedua menjulang yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini aja.

Karena antisipasi saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak meminta saya memprediksi berbagai perbandingan lainnya. Mayoritas saya abaikan atau saya tolak dengan alasan kurang paham hal kekuatan ke-2 tim. Dalil saya berikut senafas dengan tips prediksi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat antisipasi tanpa dilatar belakangi kabar dan pesiaran yang indah mengenai menjulang atau persatuan tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil sebagai pakar mengenai semua perkongsian yang terselip. Akui saja.

Tips bayangan 7: Aku juga tidak seharusnya meneroka setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menyunggi menurut Anda 50-50. Jika sudah demi tahan muncul, hindari mengempa diri menciptakan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan dugaan anda hendak meningkat.

Tetap banyak usulan lainnya yang bisa dan patut digunakan dalam menciptakan sebuah antisipasi yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi ini. Sebuah dugaan yang berkualitas, baik sahih maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!